Lifting Insisi (Sayatan) Mini - SM Plastic Surgery

Lifting Insisi (Sayatan) Mini (Mini Incision Lift)

Meminimalkan insisi (sayatan) untuk mengurangi beban jaringan parut (bekas luka), mengangkat hingga ke lapisan fasia (SMAS) untuk menghilangkan kerutan, serta menarik kulit yang kendur untuk menciptakan wajah yang kencang.

Lifting Insisi (Sayatan) Mini, Ringkasan poin utamanya?

Lifting insisi (sayatan) minimal adalah prosedur yang meminimalkan insisi (sayatan) untuk mengurangi beban jaringan parut (bekas luka) dan melakukan lifting hingga lapisan fasia (SMAS) untuk menghilangkan kerutan serta mengangkat kulit kendor demi menciptakan wajah yang kencang. Cocok untuk usia 30–40-an dan pemulihannya cepat, yaitu sekitar 1 minggu.

Sumber: SM Plastic Surgery Lee Muyoung Kepala Klinik (dokter spesialis bedah plastik (Korea), pengalaman (karier) medis 24 tahun)

Informasi Utama (Key Facts)

Waktu prosedurSekitar 1 jam
Metode Anestesisedasi (anestesi sedasi)
Kembali ke aktivitas sehari-hariSetelah 7 hari
Pelepasan jahitan (benang jahit)Setelah 7-10 hari
Jumlah kunjungan ke klinik2-3 kali

Informasi Prosedur

Area Prosedur: Wajah (Face)

Jenis Prosedur: Prosedur Bedah

Dokter Penanggung Jawab: Kepala Klinik Lee Muyoung

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama efek lifting insisi (sayatan) minimal dapat bertahan?

Karena menggunakan metode menarik dan mengangkat SMAS secara langsung, hasilnya cenderung bertahan lebih lama daripada lifting tipe prosedur non-bedah, dan umumnya diketahui bertahan selama 3 hingga 5 tahun atau lebih. Jangka waktu ketahanan memiliki perbedaan individu tergantung pada tingkat penuaan dan kondisi kulit.

Bagaimana perbedaannya dengan lifting insisi (sayatan)?

Lifting insisi (sayatan) membuat insisi dari depan hingga belakang telinga untuk mengoreksi wajah bagian tengah + wajah bagian bawah + kerutan leher, sedangkan lifting insisi minimal hanya membuat insisi di depan telinga untuk mengoreksi area wajah bagian tengah (garis senyum, pipi kendur). Pemulihannya juga lebih cepat, yaitu sekitar 1 minggu.

Mengapa pelepasan ligamen penahan (retaining ligament) itu penting?

Jika ligamen penahan tidak dilepaskan (didiseksi) dengan benar, jaringan harus ditarik secara paksa sehingga efektivitasnya berkurang dan meninggalkan jaringan parut (bekas luka) yang besar. Melepaskan ligamen penahan secara aman dapat memperbaiki kekenduran secara alami serta meminimalkan jaringan parut (bekas luka).

Saya berusia 30-an, apakah terlalu dini untuk menjalani facelift insisi (sayatan) minimal?

Facelift insisi (sayatan) minimal dianjurkan sebagai operasi yang cocok untuk usia 30-an hingga 40-an yang relatif muda. Namun, usia bukanlah satu-satunya tolok ukur; kami terlebih dahulu menilai tingkat penuaan, proporsi wajah, serta elastisitas otot, lemak, dan kulit untuk menentukan apakah masalah tersebut masuk dalam jangkauan yang dapat ditangani dengan insisi (sayatan) minimal.

Garis senyum (lipatan nasolabial) saya semakin dalam, apakah dapat membaik dengan facelift insisi (sayatan) minimal?

Facelift insisi (sayatan) minimal adalah operasi yang utamanya menangani perbaikan area wajah bagian tengah, seperti garis senyum (lipatan nasolabial) dan pipi kendur. Metode ini dilakukan dengan menarik hingga lapisan fasia (SMAS) melalui insisi (sayatan) di depan telinga lalu mengencangkannya, dan tingkat perbaikannya memiliki perbedaan individu bergantung pada tingkat penuaan dan elastisitas kulit.

Pipi saya kendur sehingga garis wajah menjadi tidak tegas, apakah operasi ini tepat?

Kasus hilangnya tegasnya garis wajah akibat pipi kendur termasuk dalam area wajah bagian tengah yang ditangani oleh facelift insisi (sayatan) minimal. Namun, jika kekenduran telah meluas hingga wajah bagian bawah atau leher, kami akan memeriksa bersama saat konsultasi apakah facelift insisi (sayatan) penuh lebih sesuai.

Saya mengalami garis senyum (lipatan nasolabial) dan pipi kendur setelah operasi kontur wajah. Apakah bisa menjalani facelift insisi (sayatan) minimal?

Kasus kemunculan garis senyum (lipatan nasolabial) dan pipi kendur setelah operasi kontur atau operasi dua rahang (two-jaw) juga termasuk dalam indikasi facelift insisi (sayatan) minimal. Namun, cakupan dan waktu operasi sebelumnya perlu diperiksa bersama, sehingga kami akan memberikan penjelasan setelah mendiagnosis kondisi wajah saat konsultasi.

Berapa lama pemulihan setelah facelift insisi (sayatan) minimal?

Untuk facelift insisi (sayatan) minimal, standar pemulihan diinformasikan sekitar 7 hari setelah operasi. Karena insisi (sayatan) hanya dilakukan di depan telinga sehingga area diseksi lebih sempit dibandingkan facelift insisi (sayatan) penuh, masa pemulihan cenderung lebih singkat, tetapi kecepatan pemulihan memiliki perbedaan individu.

Kapan jahitan (benang jahit) dilepas setelah facelift insisi (sayatan) minimal?

Waktu pelepasan jahitan (benang jahit) pada area jahitan diinformasikan dengan standar satu minggu (paling cepat 5 hari, paling lambat 2 minggu). Hal ini bervariasi bergantung pada kecepatan penyembuhan dan kondisi area jahitan, sehingga waktu pelepasan ditentukan setelah diperiksa saat kunjungan ke klinik.

Apakah facelift insisi (sayatan) minimal juga dilakukan dengan sedasi (anestesi sedasi)?

Facelift insisi (sayatan) minimal dilakukan dengan sedasi (anestesi sedasi) dan durasi operasi berkisar sekitar 1 jam. Metode anestesi ditentukan setelah memeriksa kondisi kesehatan dan cakupan operasi, sehingga akan dijelaskan saat konsultasi sebelum operasi.

Jika insisi (sayatan) hanya dilakukan di depan telinga, di mana jaringan parut (bekas luka) akan tersisa?

Facelift insisi (sayatan) minimal melakukan insisi (sayatan) di depan telinga dan menjahit garis insisi (sayatan) secara presisi. Karena cakupan insisi (sayatan) tidak berlanjut hingga ke belakang telinga, lokasi jaringan parut (bekas luka) yang tersisa terbatas pada area depan telinga, dan tingkat penyembuhannya memiliki perbedaan individu sesuai dengan konstitusi tubuh.

Apakah ada area yang sulit ditangani dengan facelift insisi (sayatan) minimal?

Karena facelift insisi (sayatan) minimal hanya melakukan insisi (sayatan) di depan telinga, area diseksinya lebih sempit dibandingkan facelift insisi (sayatan) penuh dan utamanya menangani area wajah bagian tengah. Jika perbaikan wajah bagian bawah dan kerutan leher juga diperlukan, facelift insisi (sayatan) penuh dengan area insisi (sayatan) lebih luas akan dipertimbangkan, dan opsi yang tepat ditentukan setelah analisis mendalam.

Apakah bengkak dan memar parah setelah facelift insisi (sayatan) minimal?

Setelah facelift insisi (sayatan) minimal pun, efek samping seperti bengkak, memar, infeksi, dan asimetri dapat terjadi, dan tingkatnya memiliki perbedaan individu. Karena area insisi (sayatan) sempit, masa pemulihan cenderung lebih singkat, tetapi pemantauan perkembangan tetap diperlukan sehingga kondisi pemulihan Anda akan diperiksa saat kunjungan ke klinik.

Kekenduran di wajah saya sudah meluas, apakah insisi (sayatan) minimal saja cukup?

SM Plastic Surgery terlebih dahulu menilai tingkat penuaan, proporsi wajah, serta elastisitas otot, lemak, dan kulit untuk menentukan apakah masalah tersebut masuk dalam jangkauan yang dapat ditangani dengan insisi (sayatan) minimal. Jika kekenduran telah meluas, kami akan memantau bersama saat konsultasi apakah facelift insisi (sayatan) penuh lebih sesuai, dan tidak memaksakan prosedur insisi (sayatan) minimal.

Bagaimana jika kekenduran muncul kembali seiring berjalannya waktu setelah facelift insisi (sayatan) minimal?

Penuaan terus berlanjut bahkan setelah operasi, sehingga kekenduran dapat muncul kembali seiring berjalannya waktu. Dalam kasus ini, tingkat keparahan dan kondisi kulit akan diperiksa kembali untuk menentukan metode yang tepat saat konsultasi, dan durasi ketahanan hasil memiliki perbedaan individu bergantung pada tingkat penuaan dan kondisi kulit.

Konsultasi Panduan

Telepon: +82-2-537-3707

Lokasi: Lantai 9, Gedung Juryuseong, 435 Gangnam-daero, Seocho-gu, Seoul (1305-5 Seocho-dong) (Stasiun Gangnam)

Konsultasi Online Panduan